MCI.com, Tangsel – Stella Maris School BSD menggelar Closing Entrepreneur Week 2025 yang bertajuk Berinovasi Dalam Kekayaan Budaya Indonesia di Lapangan Stella Maris (Stema) School BSD yang berada kawasan BSD City, Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel).
Menurut Head of National School Stella Maris BSD, Uning Widyastuti Anastasia, acara ini merupakan puncak acara dari rangkaian Entrepreneur Week 2025 yang telah berlangsung selama satu minggu.
“Kita bersyukur kepada Tuhan Allah kita karena anak-anak bapak ibu yang dititipkan kepada kami, hari ini anak-anak belajar berdagang dan ibu bapaknya ada yang membantu. Luar biasa. Karena ini Entrepreneur week, kami mengundang praktisi untuk mengajarkan kepada anak-anak tentang literasi finansial atau literasi keuangan, dan juga untuk self management,” kata Uning sapaan akrab Unig Widyastuti Anastasia, dalam sambutannya saat pembukaan acara Closing Entrepreneur Week 2025 Stema School BSD, Sabtu (15/2/2025).
Uning menambahkan bahwa materi literasi keuangan (Financial Literacy) untuk siswa TK (Taman Kanak-kanak) dan SD (Sekolah Dasar). Lalu untuk materi Manajemen Diri Sendiri (Self Management) untuk Siswa SMP (Sekolah Menengah Pertama) dan SMA (Sekolah Menengah Atas). Literasi keuangan mengajarkan tentang apa itu nilai uang dan bagaimana mengelola uang sehingga anak tidak mudah membuang atau meninggalkan barangnya.
Tampak hadir para pengawas TK, SMP dan SMA dari Dinas Pendidikan, para orang tua siswa dan guru-guru beserta manajemen Stella Maris School BSD. Suasana begitu ramai dengan ekspresi hadirin yang gembira dan antusias membeli berbagai produk yang disajikan di atas meja, seperti beraneka macam kuliner dan asesoris buatan tangan para siswa. Bahkan siswa-siswa yang berdagang, terlihat menjajakan dan menawarkan produknya dengan berani ke pengunjung yang datang.
Terkait tujuan dari Entrepreneur Week 2025 Stema School BSD, Ketua Panitia Pelaksana Maria Efrem Pinkan yang sering disapa Pinkan, mengungkapkan bahwa sesuai dengan tagline Stema School BSD yaitu School of Future Entrepreneurs, Stema School telah membuat kegiatan Entrepreneur Week ini menjadi salah satu ikon kegiatan tahunan.
“Nah, tujuan Entrepreneur Week 2025 ini adalah untuk melatih anak-anak tentang menjadi seorang entrepreneur. Jadi dapat memberikan insight menjadi seorang entrepreneur. Ini dilaksanakan selama satu minggu mulai tanggal 10-15 Februari. Selama satu minggu ini, anak-anak belajar mengenai entrepreneurship (kewirausahaan) mulai dari berbagai workshop sampai lomba-lomba yang mengundang sekolah dari luar juga, seperti lomba kreasi dan inovasi mainan nusantara, menghias nasi tumpeng, fashion show baju adat, kudapan nusantara, inovasi pembuatan Krupuk. Selain itu ada pelatihan Literasi Keuangan dan self management,” ungkap Pinkan.
Dalam acara ini para siswa juga menyuguhkan penampilan yang menarik dan kreatif dalam pentas seni musik, mulai dari TK hingga SMA. Penampilan Band SMA mengawali pembukaan acara, dilanjutkan Band SD dan SMP. Ada pula pembagian doorprize dan hadiah lomba. Acara ini bertambah meriah dan kreatif dengan dipandu duo siswa yaitu Bagas dari SMA dan Jessica dari SMP. Selain itu, ada pula Market Day yang didukung sponsor-sponsor.
Sementara itu, orang tua siswa yang hadir mengikuti rangkaian acara Closing Entrepreneur Week 2025 Stema School BSD 2025 nampak ikut menikmati kegembiraan dan nikmatnya sajian kuliner serta serunya hiburan Band.
Salah satu orang tua yang hadir, Riasani, mengungkapkan rasa senang mengikuti acara ini karena dapat langsung menyaksikan anak-anaknya bisa berjualan dengan berani.
“Senang banget ya ikut acara ini, kita bisa lihat anak-anak udah bisa berjualan dengan berani,” kata Riasani.
Senada, Putri salah satu orang tua, Ibunda dari Jeishalom kelas 4B merasa senang dan anak-anaknya menjadi lebih kreatif dan lebih tahu konsep uang lebih dalam lagi.
“Iya senang sekali lihat anak-anak bisa lebih kreatif dan lebih tahu lagi konsep uang lebih dalam,” kata Putri.
Tak mau ketinggalan, Stella. ibunda dari Joshua dan Rocky, keduanya siswa kelas 4 (4A,4B), dengan lugas menyampaikan rasa bangga dan bahagia serta kagum karena anak-anaknya bisa belajar menghitung uang sekarang.
“Ya saya merasa bangga dan bahagia di acara ini. Sekarang anak-anak sudah jago ngitung duit. Bisa ngitung balik modal jualan,” ujar Stella sambil tertawa senang.
Lagi, Desiana koordinator kelas 4A merasa bangga dengan pendidikan yang ada di Stema School BSD, karena bisa mendidik anak menjadi lebih kreatif seperti adanya acara entrepreneur week ini. Desiana yang biasa disapa Desi, Ibunda dari Ethan kelas 4A, menyebutkan bahwa pendidikan entrepreneur ini bisa mengajarkan anak agar menjadi lebih tahu cara mengelola keuangan.
“Ya saya bangga dengan pendidikan di Stella Maris, karena bukan saja dari akademik tapi juga non akademik, seperti pengembangan karakter dan entrepreneur. Jadi anak lebih tahu gimana mengelola uang. Stella Maris memang keren deh,” pungkasnya.
Selain orang tua, ada pula perwakilan siswa-siswa peserta acara Entrepreneur Week 2025 Stema School BSD yang telah berjualan sejak pagi hingga siang hari jelang acara berakhir.
Salah satu siswa kelas 5B, Jeremiah Sanjaya, merasa senang bisa berjualan karena untuk belajar berani dan kompak sama tim yang terdiri dari lima siswa.
“Kita berjualan gantungan kunci yang terbuat dari tutup botol bekas dan biji Kenari, cairan pembersih lantai yang berbau wangi, gelang dan sabun ecoenzim untuk cuci tangan dan peralatan logam. Senang aja bisa berjualan beneran dan belajar berani dan kompak sama tim. Tim kita ada lima orang, biar jualan lebih mudah dan bisa cepat laku,” kata Jeremiah semangat.
Selanjutnya, perwakilan guru yang membimbing siswa-siswa dalam kewirausahaan (Entrepreneurship) juga merasa bangga atas ide-ide kreatif, keberanian dan kepercayaan diri pada anak-anak didiknya yang berjualan dalam acara ini. Tentu saja, peran guru sangatlah besar dalam mendampingi dan memfasiltasi pendidikan entrepreneur bagi siswa-siswi Stema School BSD.
Salah satu guru yang ikut mendampingi proses pembuatan dan penjualan Krupuk, Fx. Andre menyampaikan bahwa nilai-nilai (values) entrepreneurship yang ditanamkan pada diri anak-anak yaitu memiliki jiwa wirausaha melalui pengetahuan dalam membuat ide bisnis, pengemasan dan pemasaran, untuk bekal mereka sebagai calon entrepreneur di masa depan.
“Kami juga bangga bahwa anak-anak memiliki keberanian, kepercayaan diri dan kreatif dalam berjualan di acara puncak Entrepreneur Week ini. Hal yang menarik bagi kami hari ini adalah pemasaran hari ini tidak saja dijual offline tapi juga secara online. Kita juga ada website khusus untuk penjualan mereka, digital marketing gitu,” ujar Andre sapaan akrab Fx. Andre yang telah mengajar sekitar lima tahun di Stema School BSD.
Harapan Andre sebagai pendidik di SMA Stema School BSD ini adalah agar anak-anak didik bisa menjadi wirausaha yang berhasil dan memiliki jiwa produktif yang telah ditanamkan sejak sekarang.(boy)